SET
INTRUKSI
Set
instruksi adalah sekumpulan lengkap instruksi yang dapat dimengerti oleh sebuah
CPU. Dan bisa disebut machine code ( bahasa mesin) yang aslinya berbentuk
biner( bahasa assembly). Sudah sering kita mendengar debat cukup menareik
antara computer personal IBM dan compatiblenya yang berlabel Intel Inside
dengan computer Apple yang berlabel PowerPC. Perbedaan utama antara kedua
computer itu ada pada tipe prosesor yang digunakannya. Prosesor PowerPC dari
Motorola yang menjadi otak utama computer Apple Machintosh dipercaya sebagai
prosesor RISC, sedangkan Pentium buatan Intel diyakini sebagai prosesor
CISC.Kenyataannya computer personal yang berbasis Intel Pentium saati ini adlah
computer personal yang paling banyak populasinya. Tetapi tidak bisa dipungkiri
juga bahwa computer yang berbasis RISC sepert Machinthos, SUN adalah computer
yang handal dengan sistem pipelining, superscalar, operasi floating point dan
sebagainya.
Dengan penggunaan
computer yang berbasis Intel, Macintosh, dan IBM, maka akan dikemukakan
perbedaan set instruksi CPU.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang masalah yang telah dijelaskan diatas maka terdapat rumusan masalah dibawah ini:
1. Bagaimana konsep instruksi pada computer?
2. Apa penjelasan dari set instruksi CPU yang berbasis Intel, Macinthos, dan IBM?
3. Bagaimana perbedaan dari masing-masing set instruksi CPU ?
C. Tujuan
1. Mengetahui konsep set instruksi pada komputer
2. Mengetahui penjelasan dari set instruksi CPU berbasis Intel,Macinthos, dan IBM
3. Memahami perbedaan set instruksi CPU yang berbasis Intel, Macinthos, dan IBM.
Set instruksi merupakan sekumpulan lengkap instruksi yang dpaat dimengerti oleh sebuah CPU lengkap. Karakteristik instruksi mesin adalah sebagai berikut:
1. Instruksi mesin yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai macam fungsi CPU
2. Mempelajari karakteristik instruksi mesin, meliputi:
a. Elemen-elemen instruksi mesin
Untuk dapat dieksekusi CPU, suatu instruksi harus berisi elemen informasi yang diperlukan CPU secara lengkap dan jelas. Elemen-elemennya adalah:
- Operation Code ( Opcode): menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan. Kode operasi berbentuk kode biner
- Source Operand Reference: Operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. Operand adalah input instruksi.
- Result Operand Reference: merupakan hasil atau keluaran operasi
- Next Instruction Reference: elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil dan dieksekusi
b. Representasi Instruksi
Instruksi computer direpresentasikan oleh sekumpulan bit. Instruksi dibagi menjadi beberapa field. Field-field ini diisi oleh elemen-elemen instruksi yang membawa informasi bagi operasi CPU. Layout instruksi dikenal dengan format instruksi.
Format Instruksi:
[opcode][alamat]
Kode operasi [opcode] direpresentasikan dengan singkatan-singkatan yang disebut mnemonic. Mnemonic mengindikasi suatu operasi bagi CPU.
Contoh mnemonic :
ADD= penambahan
SUB= pengurangan
LOAD= muatan data ke memori
c. Jenis-jenis Instruksi
Terdapat kumpulan unik set instruksi, yang dapat digolongkan dalam jenis-jenisnya yaitu:
- Pengolahan data ( data processing)
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang masalah yang telah dijelaskan diatas maka terdapat rumusan masalah dibawah ini:
1. Bagaimana konsep instruksi pada computer?
2. Apa penjelasan dari set instruksi CPU yang berbasis Intel, Macinthos, dan IBM?
3. Bagaimana perbedaan dari masing-masing set instruksi CPU ?
C. Tujuan
1. Mengetahui konsep set instruksi pada komputer
2. Mengetahui penjelasan dari set instruksi CPU berbasis Intel,Macinthos, dan IBM
3. Memahami perbedaan set instruksi CPU yang berbasis Intel, Macinthos, dan IBM.
Set instruksi merupakan sekumpulan lengkap instruksi yang dpaat dimengerti oleh sebuah CPU lengkap. Karakteristik instruksi mesin adalah sebagai berikut:
1. Instruksi mesin yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai macam fungsi CPU
2. Mempelajari karakteristik instruksi mesin, meliputi:
a. Elemen-elemen instruksi mesin
Untuk dapat dieksekusi CPU, suatu instruksi harus berisi elemen informasi yang diperlukan CPU secara lengkap dan jelas. Elemen-elemennya adalah:
- Operation Code ( Opcode): menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan. Kode operasi berbentuk kode biner
- Source Operand Reference: Operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. Operand adalah input instruksi.
- Result Operand Reference: merupakan hasil atau keluaran operasi
- Next Instruction Reference: elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil dan dieksekusi
b. Representasi Instruksi
Instruksi computer direpresentasikan oleh sekumpulan bit. Instruksi dibagi menjadi beberapa field. Field-field ini diisi oleh elemen-elemen instruksi yang membawa informasi bagi operasi CPU. Layout instruksi dikenal dengan format instruksi.
Format Instruksi:
[opcode][alamat]
Kode operasi [opcode] direpresentasikan dengan singkatan-singkatan yang disebut mnemonic. Mnemonic mengindikasi suatu operasi bagi CPU.
Contoh mnemonic :
ADD= penambahan
SUB= pengurangan
LOAD= muatan data ke memori
c. Jenis-jenis Instruksi
Terdapat kumpulan unik set instruksi, yang dapat digolongkan dalam jenis-jenisnya yaitu:
- Pengolahan data ( data processing)
Meliputi
operasi-operasi aritmetika dan logika. Operasi aritmetika memiliki kemampuan
komputasi untuk pengolahan data numeric. Sedangkan instruksi logika beroperasi
terhadpa bit-bit word sebagai bit, bukannya sebagai bilangan, sehingga
instruksi ini memiliki kemampuanuntuk pengolahan data lain.
- Perpindahan data ( data movement) berisi instruksi perpindahan data antar register maupun modul I/O untuk dapat diolah oleh CPU maka diperlukan instruksi-instruksi yang bertugas memindahkan data operand yang diperlukan.
- Penyimpanan data ( data storage) berisi instruksi-instruksi penyimpan ke memori. Instruksi penyimpanan sangat penting dalam operasi komputasi, karena data tersebut akan digunakan untuk operasi berikutnya, minimal untuk ditampilkan pada layar harus diadakan penyimpanan walaupun sementara.
- Kontrol aliran program ( program flow control) berisi instruksi pengontrolan operasi dan percabangan ke set instruksi lain.
- Perpindahan data ( data movement) berisi instruksi perpindahan data antar register maupun modul I/O untuk dapat diolah oleh CPU maka diperlukan instruksi-instruksi yang bertugas memindahkan data operand yang diperlukan.
- Penyimpanan data ( data storage) berisi instruksi-instruksi penyimpan ke memori. Instruksi penyimpanan sangat penting dalam operasi komputasi, karena data tersebut akan digunakan untuk operasi berikutnya, minimal untuk ditampilkan pada layar harus diadakan penyimpanan walaupun sementara.
- Kontrol aliran program ( program flow control) berisi instruksi pengontrolan operasi dan percabangan ke set instruksi lain.
d.
Jumlah Alamat
Jumlah
register atau alamat yang digunakan dalam operasi CPU tergantung format
masing-masing CPU. Ada format operasi yang menggunakan 3,2,1, dan 0 register.
Umumnya yang digunakan adalah 2 register dalam satu operasi. Desain CPU saat
itu telah menggunakan 3 alamat dalam satu operasi, terutama dalam MIPS (
million instruction per second). Alamat instruksi yang lebih sedikit akan
membuat instruksi lebih sederhana dan pendek, tetapi lebih sulit
diimplementasikan fungsi-fungsi yang kita inginkan. Karena instruksi CPU
sederhana maka rancangan CPU juga lebih sederhana.
e. Rancangan Set
Instruksi
Aspek
paling menarik dalam arsitektur computer adalah perancangan ini berpengaruh
banyak pada aspek lainnya. Set instruksi menentukan banyaknya fungsi yang harus
dilakukan CPU. Set instruksi merupakan alat bagi pemogram untuk mengontrol
kerja CPU. Pertimbangan : kebutuhan pemogram menjadi bahan pertimbangan dalam
merancang setinstruksi.
Masalah
yang fundamental meliputi:
- Operation Repertoire
- Data Types
- Instruction Format
- Register
- Addresing
Tipe Operasi
Dalam perancangan arsitektur computer, jumlah kode operasi akan sangat berbeda untuk masing-masing computer, tetapi terdapat kemiripan dalam jenis operasinya. Jenis operasi computer:
- Tranfer data –konversi
Instruksi transfer data harus menetapkan:
• Instruksi transfer data harus menetapkan:
Lokasi operand sumberv
Lokasi operand tujuanv
Panjang data yang akan dipindahkanv
Mode pengalamatannyav
• Apabila sebuah atau kedua operand berada didalam memori, maka CPU harus melakukan sebagian atau seluruh tindakan berikut:
Menghitung alamat memori, yang didasarkan pada mode alamatv
Apabila alamat mengacu pada virtual memori harus dicari alamat memori sebenarnya.
Menentukan apakah alamat berada dalam cache memoriv
Bila di cache tidak ada, dikeluarkan perintahkan ke modul memoriv
- Aritmatika – input/output
- Logika – control sistem dan transfer control
B.SetInstruksi
CPU berbasisIntel
1.Pengertian
CISC
Complex
instruction-set computing atau Complex Instruction-Set Computer (CISC)
"Kumpulan instruksi komputasi kompleks") adalah sebuah arsitektur
dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi
tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan
penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah
instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan
RISC.Berbeda dengan konsep RISC, prosesor dengan konsep CISC memiliki set
instruksi yang jauh lebih kompleks. Konsep CISC lebih menekankan untuk
menyediakan kapisatas yang dibutuhkan dengan cara yang lebih efisien. Banyaknya
instruksi yang tersedia memudahkan para programmer untuk mengembangkan aplikasi
untuk plattform CISC. Prosesor yang digunakan dalam komputer pribadi masa kini,
Intel Pentium misalnya, umumnya berbasis CISC. Arsitektur berbasis CISC juga
memungkinkan para perancang prosesor untuk menambahkan set instruksi tambahan
untuk keperluan tertentu disamping set instruksi standar yang sudah ada,
misalnya set instruksi MMX (Multimedia Extension) yang ditambahkan pada
prosesor buatan Intel, dan 3Dnow! pada prosesor keluaran AMD. Karena itulah
maka keluarga prosesor CISC lebih banyak digunakan dalam komputer pribadi
dimana aplikasinya lebih luas, sementara keluarga prosesor RISC hanya digunakan
pada workstation yang biasanya memiliki lingkup aplikasi yang lebih sempit.
2. Karakteristik
a.
Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang
dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin
berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun
1960) menjadi jauh lebih hemat
b.
Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk
mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit)
Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan
3. Ciri-ciri
a. Jumlah instruksi banyak
b. Banyak terdapat perintah bahasa mesin
c. Instruksi lebih kompleks
4.Pendekatan CISC
Tujuan
utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah cukup dengan
beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa tercapai dengan cara
membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan beberapa
rangkaian operasi. Untuk tujuan contoh kita kali ini, sebuah prosesor CISC
sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus, yang kita beri nama MULT. Saat
dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2 register yag
berbeda, melakukan perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian mengambalikan
lagi hasilnya ke register yang benar. Jadi instruksi-nya cukup satu saja.
RISC CISC
Penekanan
pada perangkat lunak Penekanan pada perangkat kerasSingle-clock,hanya sejumlah
kecil instruksi Termasuk instruksi kompleks multi-clockRegister toRegister
:”LOAD”&”STORE” adalah instruksi2 terpisah Memori ke
Memori:”LOAD”&”STORE” saling bekerjasama Ukuran kode besar (kecepatan
relatif tinggi) Ukurang kode kecil, kecepatan rendah Transistor banyak dipakai
untuk register memori Transistor digunakan untuk menyimpan instruksi2 kompleks.
C. Set Instruksi CPU berbasis Machintosh
C. Set Instruksi CPU berbasis Machintosh
Sudah
sering kita mendengar debat yang cukup menarik antara komputer personal IBM dan
kompatibelnya yang berlabel Intel Inside dengan komputer Apple yang berlabel
PowerPC. Perbedaan utama antara kedua komputer itu ada pada tipe prosesor yang
digunakannya. Prosesor PowerPC dari Motorola yang menjadi otak utama komputer
Apple Macintosh dipercaya sebagai prosesor RISC, sedangkan Pentium buatan Intel
diyakini sebagai prosesor CISC. Kenyataannya komputer personal yang berbasis
Intel Pentium saat ini adalah komputer personal yang paling banyak populasinya.
Tetapi tidak bisa pungkiri juga bahwa komputer yang berbasis RISC seperti
Macintosh, SUN adalah komputer yang handal dengan sistem
pipelining,superscalar,operasi floating point dan sebagainya.
Walaupun
pemrosesan berbasis RISC memiliki beberapa kelebihan, dibutuhkan waktu kurang
lebih 10 tahunan mendapatkan kedudukan di dunia komersil. Hal ini dikarenakan
kurangnya dukungan perangkat lunak. Walaupun Apple’s Power Macintosh
menggunakan chip berbasis RISC dan Windows NT adalah kompatibel RISC, Windows
3.1 dan Windows 95 dirancang berdasarkan prosesor CISC Banyak perusahaan segan
untuk masuk ke dalam dunia teknologi RISC. Tanpa adanya ketertarikan komersil,
pengembang prosesor RISC tidak akan mampu memproduksi chip RISC dalam jumlah
besar sedemikian hingga harganya bisa kompetitif.Kemerosotan juga disebabkan
munculnya Intel, walaupun chip-chip CISC mereka semakin susah digunakan dan
sulit dikembangkan Intel memiliki sumberdaya untuk menjajagi dan melakukan
berbagai macam pengembangan dan produksi prosesor-prosesor yang ampuh. Walaupun
prosesor RISC lebih unggul dibanding Intel dalam beberapa area, perbedaan
tersebut kurang kuat untuk mempengaruhi pembeli agar merubah teknologi yang digunakan.
D.Set Instruksi
CPU berbasis IBM
1.Pengertian
RISC RISC singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian
dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset
istruksi dalamkomunikasi diantara arsitektur yang lainnya.
2.Karakteristik
Arsitektur RISC memiliki beberapa karakteristik diantaranya :
a.
Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah
operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya
kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih
kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin
CISC. Dengan menggunakan instruksi sederhana atau instruksi satu siklus hanya
dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali, instruksi mesin dapat
dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebih cepat dibanding yang
sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengakses penyimapanan kontrol mikro
program saat eksekusi instruksi berlangsung.
b.
Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi
load dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set
instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya
memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses
akan tetap ada di penyimpan berkecepatan tinggi. Penekanan pada operasi
register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
c.
Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi
menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran
dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat
disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat
menyederhanakan selinstruksi dan unitkontrol.
d.
Penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan
disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena
dengan menggunakan field yang tetap pendekodean opcode dan pengaksesan operand register
dapat dilakukan secara bersama-sama.
3.Ciri-ciri
a.Instruksi berukuran tunggal b.Ukuran yang umum adalah 4byte
a.Instruksi berukuran tunggal b.Ukuran yang umum adalah 4byte
c.
Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanyakurang dari 5buah.
d.
Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah
akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori
e.Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi
aritmatika, seperti penambahan kememori dan penambahan dari memori .f. Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per
instruksi
g. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
h. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi.
g. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
h. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi.
i. Jumlah bit bagi integer register
spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer
dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
j.
Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya
sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
Konsep
RISC pertama kali digagas oleh John Cocke, peneliti dari IBM di Yorktown, New
York pada tahun 1974 saat ia membuktikan bahwa sekitar 20% instruksi pada
sebuah prosesor ternyata menangani sekitar 80% dari keseluruhan kerjanya.
Komputer pertama yang menggunakan konsep RISC adalah IBM PC/XT pada era
1980-an. Istilah RISC sendiri pertama kali dipopulerkan oleh David Patterson,
pengajar pada University of California di Berkely. RISC memberikan banyak
keuntungan dalam desain sebuah prosor berkaitan dengan sasaran perancangan
sebuah prosesor yaitu: seberapa baik sebuah instruksi dapat dipetakan dalam
clock speed tertentu; seberapa “sederhana” sebuah arsitektur sistem yang
dibutuhkan; dan berapa banyak yang dapat dikerjakan sebuah prosesor sebelum
diserahkan pada bantuan software. Dewasa ini, konsep RISC digunakan pada
proseor untuk komputer-komputer high-end, misalnya keluarga prosesor Sun SPARC
buatan Sun Microsystems dan prosesor Power PC yang digunakan oleh workstation
IBMRISC System/6000.
Saat
ini, hanya Intel x86 satu-satunya chip yang bertahan menggunakan arsitektur
CISC. Hal ini terkait dengan adanya kemajuan teknologi komputer pada sektor
lain. Harga RAM turun secara dramatis. Pada tahun 1977, DRAM ukuran 1MB
berharga %5,000, sedangkan pada tahun 1994 harganya menjadi sekitar $6.
Teknologi kompailer juga semakin canggih, dengan demikian RISC yang menggunakan
RAM dan perkembangan perangkatlunak menjadi semakin banyak ditemukan.
5.Pendekatan
RISC
Prosesor
RISC hanya menggunakan instruksi-instruksi sederhana yang bisa dieksekusi dalam
satu siklus. Dengan demikian, instruksi ‘MULT’ sebagaimana dijelaskan
sebelumnya dibagi menjadi tiga instruksi yang berbeda, yaitu “LOAD”, yang
digunakan untuk memindahkan data dari memori ke dalam register, “PROD”, yang
digunakan untuk melakukan operasi produk (perkalian) dua operan yang berada di
dalam register (bukan yang ada di memori) dan “STORE”, yang digunakan untuk memindahkan
data dari register kembali ke memori. Berikut ini adalah urutan instruksi yang
harus dieksekusi agar yang terjadi sama dengan instruksi “MULT” pada prosesor
RISC (dalam 4 baris bahasa mesin)
E. Kelebihan dan Kekurangan
E. Kelebihan dan Kekurangan
Teknologi
RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalam menggunakan
RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang dan arsitektur berada
dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka
penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.
Kelebihan
1.
Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk
menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi
mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan
kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang
dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi
instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan
RISC dibanding menggunakan CISC.
2.
Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan
pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan
bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat. 3. Kecenderungan operasi register ke
register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit
kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkanoperand-operandyangseringdiaksesakantetap
beradadipenyimpanberkecepatantinggi.
4.Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
Kekurangan
1. Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
Kekurangan
1. Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
2.
Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori yang lebih banyak,
ini tentunya kurang menghemat sumberdaya.
3. Program yang berukuran lebih besar akan
menyebabkan menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan
lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
4. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar
Sumber:
http://tiaaliasrendy.blogspot.com/2010/12/apa-seh-sebenernya-set-instruksi-itu.html
4. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar
Sumber:
http://tiaaliasrendy.blogspot.com/2010/12/apa-seh-sebenernya-set-instruksi-itu.html
Hard Rock Hotel & Casino Maryland - Dr. Maryland
BalasHapusDr. Maryland is home 경산 출장안마 to the ultimate Hard Rock Hotel & Casino, featuring more 춘천 출장안마 than 전라남도 출장마사지 2600 삼척 출장안마 electronic games, a 제주 출장샵 popular music venue, delicious dining,